Yang bikin risih, TAUD menduga jumlah pelaku sebenarnya lebih banyak dari yang diungkap aparat. Kalau benar, ini bukan lagi soal orang per orang. Bisa jadi ini operasi yang terstruktur, dengan kemungkinan keterlibatan atasan dalam rantai komando. Spekulasi pun mulai berembus.
Mereka juga menyayangkan hal lain: tidak adanya informasi perkembangan koordinasi penyidikan. Bagaimana langkah majunya? Bagaimana pertanggungjawaban komando? Semuanya masih mengambang.
“Dalam upaya pembunuhan terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus,” tambah Jane, menyebut peristiwa itu dengan tegas.
Foto Andrie Yunus pun beredar, mengingatkan kita pada korban yang harus berjuang bukan cuma melawan luka fisik, tapi juga ketidakpastian hukum.
Situasi seperti ini, ya, jelas berbahaya. Menurut TAUD, ini menuntut pengungkapan yang jauh lebih transparan dan komprehensif. Kalau tidak, spekulasi dan ketidakpercayaan publik akan makin menjadi-jadi. Pada akhirnya, kejelasan penanganan perkara ini adalah kunci. Bukan cuma untuk keadilan Andrie Yunus, tapi juga untuk menjaga sisa-sisa kepercayaan kita pada proses hukum yang seharusnya bekerja.
Artikel Terkait
Ekonom: Liburan Beruntun dan Stimulus Pacu Target Pertumbuhan 5,5% di Kuartal I-2026
Kementerian Kebudayaan Terapkan WFH dan Efisiensi Energi Respons Krisis Global
Menteri ESDM Imbau Masyarakat Tenang, Stok BBM Nasional Masih Aman
Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mudik Lebaran 2026 Laris, Okupansi Lampaui 100%