Mimpi Kosovo untuk berlaga di Piala Dunia kini tinggal selangkah lagi. Dalam laga semifinal play-off yang digelar di Bratislava, mereka harus berjuang mati-matian untuk mengalahkan tuan rumah Slovakia dengan skor 4-3. Pertandingan yang penuh drama itu memastikan mereka akan berhadapan dengan Turki di partai final pada Selasa mendatang. Satu kemenangan lagi, dan sejarah akan tercipta.
Slovakia sebenarnya memulai dengan percaya diri. Mereka baru saja mencatat empat kemenangan kandang beruntun, bahkan mengalahkan raksasa seperti Jerman. Keyakinan itu langsung terlihat. Baru enam menit berjalan, umpan matang Lukas Haraslin dari tendangan bebas berhasil disundul dengan kuat oleh Martin Valjent. Kiper Arijanet Muric tak berkutik. Stadion pun bergemuruh.
Namun begitu, keunggulan itu tak bertahan lama. Kosovo segera mengambil alih kendali permainan. Mereka menguasai bola dan terus menekan. Usaha itu akhirnya terbayar di pertengahan babak pertama. Veldin Hodza melepaskan tembakan spektakuler dari tepi kotak penalti, bola meluncur tinggi dan mengoyak jala gawang Slovakia. Skor pun menjadi imbang.
Hujan Gol dan Pembalikan Situasi
Laga terus berjalan dengan intensitas tinggi. Sesaat sebelum turun minum, Slovakia kembali unggul. Lagi-lagi melalui Lukas Haraslin. Eksekusi tendangan bebasnya melengkung sempurna, menerobos kerumunan pemain dan mendarat di sudut gawang. Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis 2-1 untuk tuan rumah.
Tapi segalanya berubah di babak kedua. Kosovo keluar dengan nafsu membara. Tak butuh waktu lama, Fisnik Asllani menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat sundulan tajam yang memanfaatkan umpan silang Mergim Vojvoda. Momentum sepenuhnya berpindah.
Di menit ke-60, Florent Muslija menjadi pahlawan. Tendangan bebasnya dari jarak yang cukup jauh melesat seperti rudal, menghantam gawang Slovakia. Kosovo berbalik unggul 3-2! Gol itu benar-benar mengubah atmosfer pertandingan.
Ketegangan Hingga Detik Terakhir
Slovakia berusaha mengejar ketertinggalan dengan menyerang habis-habisan. Tapi justru di saat mereka lengah, Kosovo memberikan pukulan telak. Kreshnik Hajrizi dengan cerdik menyambar bola liar di dalam kotak penalti dan menggandakan keunggulan menjadi 4-2. Rasanya, segalanya sudah beres.
Ternyata belum. Di dua menit terakhir injury time, Slovakia membalas. David Strelec dengan instingnya berhasil membelokkan tembakan David Hancko ke gawang Kosovo. Skor menjadi 4-3. Suasana mendadak tegang, jantung berdebar-debar. Namun, Kosovo bertahan dengan gigih. Peluit panjang akhirnya berbunyi, mengukuhkan kemenangan bersejarah mereka.
Kekalahan ini pahit bagi Slovakia. Penantian 16 tahun mereka untuk kembali ke Piala Dunia, sejak terakhir tampil di 2010, harus tertunda lagi. Sebaliknya, bagi Kosovo, ini adalah momen monumental. Semua sekarang tergantung pada laga final nanti. Tantangan bernama Turki menunggu. Mimpi besar itu, kini terasa sangat nyata.
Artikel Terkait
KPK Periksa Tiga Hakim Terkait Suap Eksekusi Lahan Tapos Depok
Wakil Ketua MPR Desak Pemerintah Bawa Kasus Penculikan WNI oleh Israel ke Mahkamah Internasional
Remaja 14 Tahun Dibacok di Kepala saat Tawuran Dua Geng di Cikupa, Polisi Tangkap Pelaku dalam 24 Jam
16 Armada Angkutan Barang Terjaring Razia Gabungan di Ancol, Didominasi Pelanggaran Dokumen dan Muatan Berlebih