Bratislava baru saja menyaksikan sebuah drama. Di Stadion Tehelne Pole, Kamis lalu, Timnas Kosovo dan Slovakia saling sikut dalam laga semifinal jalur C play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026. Hasilnya? Sebuah pertandingan gila-gilaan yang berakhir 4-3 untuk kemenangan Kosovo.
Gol-gol datang silih berganti. Slovakia sempat dua kali memimpin, tapi Kosovo pantang menyerah. Mereka bangkit, bahkan membalikkan keadaan. Veldin Hodza, Fisnik Asllani, Florent Muslija, dan Kreshnik Hajrizi menjadi pahlawan kemenangan dengan masing-masing mencetak gol. Di sisi lain, Martin Valjent, Lukas Haraslin, dan David Strelec berusaha mati-matian membalas untuk Slovakia.
Menurut catatan UEFA, laga ini benar-benar sebuah roller coaster. Slovakia unggul cepat di menit keenam lewat Valjent. Kosovo menyamakan di menit 21. Menjelang turun minum, Haraslin kembali membawa Slovakia memimpin 2-1.
Namun begitu, babak kedua adalah milik Kosovo. Hanya dua menit setelah restart, Asllani sudah menyamakan kedudukan. Lalu, tendangan bebas indah Muslija di menit ke-60 membuat mereka unggul untuk pertama kalinya. Hajrizi seolah mengamankan kemenangan dengan gol keempat mereka di menit 72.
Slovakia belum menyerah. Di masa injury time, Strelec membuka harapan dengan gol ketiga mereka. Sayang, waktu sudah habis. Upaya mereka untuk menyamakan kedudukan kandas. Peluit panjang pun berbunyi, mengukuhkan skor 4-3.
Kemenangan dramatis ini membawa Kosovo selangkah lagi menuju sejarah. Mereka kini akan menghadapi Timnas Turki di partai final, yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Fadil Vokrri, Pristina, pada Selasa (31/3) mendatang. Ini adalah peluang emas. Sejak mendeklarasikan kemerdekaan dari Serbia pada 2008, negara ini belum pernah sekalipun merasakan pesta sepak bola terbesar di dunia.
Nah, momen itu kini terasa sangat dekat. Hanya satu pertandingan lagi yang menghalangi.
Artikel Terkait
KPK Periksa Tiga Hakim Terkait Suap Eksekusi Lahan Tapos Depok
Wakil Ketua MPR Desak Pemerintah Bawa Kasus Penculikan WNI oleh Israel ke Mahkamah Internasional
Remaja 14 Tahun Dibacok di Kepala saat Tawuran Dua Geng di Cikupa, Polisi Tangkap Pelaku dalam 24 Jam
16 Armada Angkutan Barang Terjaring Razia Gabungan di Ancol, Didominasi Pelanggaran Dokumen dan Muatan Berlebih