Targetnya, Renduk yang memuat postur anggaran raksasa itu bakal disahkan pemerintah paling lambat 1 April 2026. “Nanti kalau sudah dibuat, Menkeu akan biayai. Kalau sudah menjadi renduk, ini betul-betul planning-nya clear, siap. Apa saja yang mau dibuat, dan nilainya berapa,” tegas Tito.
Lalu, untuk apa saja dana ratusan triliun itu dialokasikan? Mantan Kapolri itu memberi beberapa contoh konkret. Mulai dari pembangunan hunian tetap untuk pengungsi, perbaikan sarana-prasarana pendukung seperti jalan dan jembatan permanen, hingga pemulihan fasilitas vital. Sekolah dan puskesmas yang rusak tentu jadi prioritas.
Jadi, meski angkanya masih bisa berubah, satu hal jelas: pekerjaan rumah untuk membangkitkan kembali Sumatera dari bencana ini sangatlah berat dan membutuhkan komitmen dana yang tidak main-main.
Artikel Terkait
Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Terjadi 29 Maret 2026
Menkeu: Program Makan Bergizi Gratis Bakal Dikurangi Jadi 5 Kali Seminggu
Prabowo Perintahkan Percepatan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Pimpinan Baru OJK Langsung Gelar Rapat Perdana Usai Dilantik di MA