Gelombang arus balik pasca-Lebaran benar-benar membanjiri jalan tol. Di Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ), angka lalu lintas melonjak drastis. Tepatnya pada H 3 Lebaran, volume kendaraan yang tercatat naik lebih dari dua kali lipat dibanding hari biasa. Sungguh peningkatan yang luar biasa.
Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), Hendri Taufik, mengonfirmasi hal ini. Dari kantornya di Bekasi, Rabu (25/3/2026), ia menjelaskan situasi yang terjadi.
"Terjadi peningkatan yang sangat signifikan pada volume lalu lintas kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ, khususnya pada arus balik menuju Jakarta,"
Menurut data yang dirilis, sebanyak 64.573 kendaraan tercatat meluncur menuju Ibu Kota. Angka itu melesat tinggi, sekitar 202,53 persen, jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang hanya sekitar 21.344 kendaraan. Rupanya, gelombang pemudik yang kembali dari kampung halaman benar-benar memadati jalan sepanjang hari, dari pagi sampai larut malam.
Namun begitu, arus yang meninggalkan Jakarta ternyata juga belum sepi. Masih ada 33.197 kendaraan yang tercatat keluar, naik sekitar 57,68 persen dari angka normal. Artinya, pergerakan di jalan layang itu terjadi di kedua arah, meski dominasi jelas ada pada kendaraan yang menuju Jakarta.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa pergerakan lalu lintas masih terjadi di kedua arah, meskipun arus lalu lintas menuju Jakarta mendominasi,"
Melihat situasi ini, Hendri pun mengimbau para pengendara untuk lebih bijak. Mengatur waktu perjalanan adalah kunci agar terhindar dari kemacetan parah di puncak arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah ini.
"Pengguna jalan diharapkan menghindari waktu-waktu potensi kepadatan tinggi dan mempersiapkan perjalanan dengan baik serta dapat memanfaatkan potongan tarif tol sebesar 30 persen pada 26-27 Maret 2026 agar perjalanan tetap lancar dan nyaman,"
Secara umum, kondisi lalu lintas di ruas MBZ masih terpantau lancar dan bisa dikendalikan. Hanya saja, Hendri mengingatkan untuk mewaspadai cuaca. Hujan yang tiba-tiba bisa mengurangi jarak pandang dan membuat jalan licin, jadi antisipasinya harus matang.
Bagi yang hendak bepergian, informasi terkini bisa diakses lewat pusat panggilan Jasa Marga Group di 133. Media sosial Twitter @PTJASAMARGA dan aplikasi Travoy 4.5 juga siap membantu para pengendara untuk memantau situasi di jalan.
Artikel Terkait
Mardani Ali Sera Kritik Sikap PDIP yang Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah
Polri Bekuk 321 WNA Pelaku Judi Online di Markas Tersembunyi Hayam Wuruk
Brimob dan Polsek Pamulang Amankan Remaja yang Hendak Balap Liar di Jalan Kemiri
Kritik Tajam Warnai Rilis 162 Dokumen UFO Pentagon, Dinilai Jadi Pengalih Isu Kasus Epstein