"Di KM 70 sampai KM 55, kami masih berlakukan contraflow di lajur satu," tegas Agus.
Lalu, apa yang mendasari keputusan membuka one way? Ternyata, hasil analisa tim di pagi hari menjadi kuncinya. Mereka melakukan penghitungan volume kendaraan atau traffic counting di dua titik vital: Gerbang Banyumanik dan Kalikangkung. Hasilnya? Arus kendaraan terpantau cukup landai, bahkan mendekati kondisi normal.
"Kami evaluasi dan lihat arusnya sudah cukup normal. Itu alasan kami hentikan one way," tutur Agus menjelaskan.
Dengan demikian, meski satu titik kemacetan mulai terurai, pengelola lalu lintas tetap waspada. Mereka masih mempertahankan skema contraflow di ruas yang dinilai masih padat, mengatur arus kendaraan agar perjalanan mudik tetap bisa lancar meski bertahap.
Artikel Terkait
Prabowo Perintahkan Percepatan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Pimpinan Baru OJK Langsung Gelar Rapat Perdana Usai Dilantik di MA
Pemerintah Tetapkan WFH Wajib untuk Instansi, Imbauan untuk Swasta
Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Tembus Rp130 Triliun