Namun begitu, situasi yang mulai mereda membuat Korlantas mengambil keputusan. Mereka menghentikan rekayasa one way di ruas Tol Kalikangkung (KM 414) hingga Brebes (KM 263).
Alasannya sederhana: volume kendaraan yang menuju Jakarta sudah mulai berkurang. "Kondisi arus lalu lintas mulai landai. Jadi cukup terkendali, oleh sebab itu seizin Bapak Kapolri, jam sepuluh tadi kami melakukan sosialisasi,” papar Agus.
Sosialisasi berjalan sekitar dua jam. Setelah itu, petugas langsung membersihkan dan mensterilisasi jalur sebelum skema satu arah benar-benar dihentikan. Dengan demikian, jalur dari Pejagan menuju Semarang kembali beroperasi normal.
Tapi, bukan berarti semua rekayasa dicabut. Agus menambahkan, skema one way masih berlaku untuk ruas tol berikutnya.
"Jadi kami akan cabut untuk one way nasional lokal dari KM 414 sampai KM 263. Jadi akan kita cabut, tetapi dari 263 sampai 70 masih berlangsung untuk one way lokal tahap kedua," tandasnya.
Jadi, perjalanan dari Brebes menuju Cikampek (KM 70) masih akan menggunakan sistem satu arah untuk sementara. Sebuah upaya terukur untuk menjaga kelancaran, meski puncak arus balik yang bersejarah itu telah terlampaui.
Artikel Terkait
Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 28 Persen
Libur Lebaran 2026, 500 Ribu Lebih Wisatawan Serbu Monas, Ragunan, dan Ancol
Friderica Widyasari Dewi Resmi Dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK Periode 2026-2032
Pemerintah Rampungkan Skema WFH untuk ASN, Tunggu Pengumuman Resmi