Veda Ega Pratama Rebut Podium Moto3 Brasil di Lap Terakhir

- Rabu, 25 Maret 2026 | 07:00 WIB
Veda Ega Pratama Rebut Podium Moto3 Brasil di Lap Terakhir

HARIAN, JAKARTA – Lap terakhir. Tikungan terakhir. Di sirkuit Goiania yang terik, Veda Ega Pratama dari Gunungkidul menyodok motornya ke sisi dalam, menyambar posisi ketiga dari genggaman Alvaro Carpe. Aksi nekat di detik-detik penentu itu sukses membawanya naik podium Grand Prix Moto3 Brasil 2026. Carpe? Harus puas di posisi keempat. Tentu saja, semua orang penasaran, apa kata pembalap Spanyol itu usai dilewati begitu saja?

Balapan sendiri berlangsung tak mulus. Insiden di tengah lomba memaksa panitia mengibarkan bendera merah, sehingga semua pembalap harus restart. Veda, yang awalnya start dari grid keempat, sempat terlempar ke urutan sembilan. Tapi ritmenya makin liar, makin cepat. Perlahan ia menyusul satu per satu, kembali ke papan atas.

Dan momentum puncaknya ya di lap penutup tadi. Veda melihat celah, lalu menyelip. Manuver itu bukan cuma mengamankan podium, tapi juga menorehkan sejarah: Indonesia kembali di panggung tertinggi balap dunia.

Alvaro Carpe: "Semua Berubah Usai Bendera Merah"

Di sisi lain, Alvaro Carpe dari tim Red Bull KTM Ajo terlihat kecewa, tapi tak mau larut. Ia justru memilih melihat sisi terang. Menurutnya, strategi ban yang dijalankan di bagian awal balapan sebenarnya berjalan hampir sempurna.

"Saya senang dengan hasil akhir ini setelah melalui akhir pekan yang cukup sulit," ujar Carpe usai turun dari motor.

"Di paruh pertama balapan, saya merasa sangat optimis. Manajemen ban kami berjalan sesuai rencana, dan saya rasa saya bisa meningkatkan performa lebih baik daripada pesaing lain," tambahnya.

Namun begitu, segalanya berubah setelah restart. Ia mengaku tidak nyaman.

"Bendera merah merusak segalanya untuk kami," jelas Carpe dengan jujur. "Saat restart, hampir semua memakai ban lunak. Saya tidak merasa cocok dengan setelan itu di lintasan."

Meski begitu, ia menilai posisi keempat tetaplah hasil yang bagus. Apalagi mengingat ia sempat kesulitan mencari kecepatan optimal di sirkuit Brasil ini.

"Jadi, ya, kita harus anggap ini hasil yang sangat positif," pungkasnya.

Quiles dan Morelli Tak Tersentuh

Sementara duel sengit terjadi di belakang, dua pembalap di depan justru tampak tak terganggu. Maximo Quiles dan Marco Morelli memimpin balapan sejak awal dan berhasil menjaga jarak aman hingga garis finis. Mereka finis satu-dua. Tapi sorotan media, setidaknya untuk hari ini, tertuju pada wajah bahagia pembalap Indonesia itu yang berhasil merebut podium lewat aksi mengejutkan di lap terakhir. Sebuah balapan penuh drama yang berakhir dengan kejutan manis.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags