ByteDance Ltd., perusahaan induk dari platform media sosial TikTok, meningkatkan anggaran belanja modal untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2026 sebesar 25 persen, dari rencana awal menjadi 200 miliar yuan atau setara dengan 29,4 miliar dolar AS. Langkah ini diambil di tengah tekanan kenaikan biaya chip memori dan perubahan dinamika geopolitik yang semakin ketat.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari media internasional pada Sabtu lalu, revisi anggaran ini merupakan penyesuaian signifikan dari alokasi awal sebesar 160 miliar yuan yang ditetapkan pada akhir tahun sebelumnya. Sumber yang mengetahui langsung rencana tersebut mengindikasikan bahwa mayoritas dana tambahan akan dialokasikan untuk pengadaan chip AI produksi dalam negeri.
Pergeseran strategi ini sejalan dengan arahan terbaru dari pemerintah Beijing yang mendesak perusahaan-perusahaan teknologi China untuk memprioritaskan penggunaan komponen lokal. Langkah tersebut bertujuan memperkuat kapasitas produksi chip domestik di tengah meningkatnya persaingan teknologi antara Amerika Serikat dan China. Washington, di sisi lain, terus memberlakukan pembatasan ekspor yang ketat terhadap semikonduktor kelas atas ke pasar China.
ByteDance sendiri telah mencatat pencapaian signifikan melalui aplikasi chatbot bernama Doubao. Platform ini bersaing langsung dengan model-model AI global seperti ChatGPT dari OpenAI, Claude dari Anthropic, dan Gemini dari Google. Data dari lembaga riset pasar menunjukkan bahwa Doubao menjadi chatbot AI yang paling banyak diunduh di China sepanjang sebagian besar tahun lalu.
Peningkatan pengeluaran ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk mempertahankan posisi kepemimpinan di bidang AI generatif, meskipun menghadapi tantangan logistik dalam pengadaan perangkat keras. Hingga saat ini, perusahaan belum memberikan pernyataan resmi terkait kenaikan anggaran tersebut. Namun, ekspansi ini menyoroti besarnya kebutuhan modal yang kini menjadi faktor penentu dalam persaingan industri AI global.
Artikel Terkait
Menteri Pertanian Perkuat Infrastruktur Irigasi Antisipasi Kekeringan Akibat El Nino
Harga BBM Dunia Terbang Akibat Konflik AS-Israel-Iran, Libya dan Iran Paling Murah
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Swasembada Pangan, Tak Lagi Impor Beras
Jakarta Mulai Gerakan Pemilahan Sampah Antisipasi Pembatasan Timbunan di Bantargebang