WMO Prediksi El Nino 2026 Bisa Picu Rekor Suhu Global hingga 2027

- Selasa, 24 Maret 2026 | 10:30 WIB
WMO Prediksi El Nino 2026 Bisa Picu Rekor Suhu Global hingga 2027

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) baru saja mengeluarkan peringatan yang cukup serius. Mereka memprediksi fenomena El Nino bakal muncul lagi di Samudera Pasifik, nanti di paruh kedua tahun 2026. Kalau ini benar-benar terjadi, dampaknya bisa terasa panjang.

Menurut sejumlah analisis, El Nino itu punya kekuatan untuk mendongkrak suhu bumi ke level yang lebih tinggi. Bahkan, efek pemanasannya bisa bertahan sampai tahun 2027. Ini jelas berita yang bikin kita semua perlu waspada.

Dr. John Kennedy, seorang analis di WMO, memberikan penjelasan yang gamblang.

"Begitu kita beralih ke fase El Nino, peningkatan suhu global hampir pasti terjadi. Dan bukan tidak mungkin kita akan mencatat rekor suhu baru," ujarnya.

Peringatannya ini punya dasar yang kuat. Catatan WMO menunjukkan, sepuluh tahun terakhir ini adalah periode terpanas sejak pengukuran dimulai pada 1850. Angkanya nyata dan mengkhawatirkan.

Ambil contoh tahun 2025 lalu. Rata-rata suhu global waktu itu sudah 1,43 derajat Celcius lebih panas ketimbang masa pra-industri era sebelum manusia menggila membakar batubara dan minyak. Sebenarnya, 2025 bisa lebih panas lagi. Tapi untungnya ada La Nina yang mendinginkan suasana untuk sementara, jadi suhunya sedikit lebih rendah dari 2024.

Namun begitu, fakta tetap saja: tahun lalu masuk dalam tiga besar tahun terpanas sepanjang sejarah pencatatan. Banyak ilmuwan kini makin yakin bahwa laju pemanasan bumi sedang meningkat. Meski begitu, mereka juga bilang bahwa tren panas ini masih berada dalam rentang prediksi jangka panjang yang sudah dibuat sebelumnya. Intinya, kita sudah diperingatkan, tapi situasinya makin mendesak untuk diantisipasi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar