Bagi internal TNI AL, momen seperti ini jelas punya arti penting. Koordinasi dan komunikasi antar kapal perang jadi lebih terasah. Kesiapan operasional pun meningkat, yang ujung-ujungnya ya untuk menjaga kedaulatan wilayah yurisdiksi Indonesia.
Usai serangkaian kegiatan di laut, KRI Prabu Siliwangi-321 tak langsung berlabuh. Kapal ini melanjutkan pelayaran menuju Dermaga Panjang di Lampung. Tujuannya untuk bekal ulang, mempersiapkan segala kebutuhan sebelum akhirnya bertugas penuh.
Kedatangan kapal ini bukan sekadar tambahan armada biasa. Ini adalah tonggak. Sebuah langkah nyata dalam memperkuat postur pertahanan maritim nasional. Bayangkan saja, pelayaran lintas samuderanya melewati Atlantik dan Hindia – sebuah perjalanan panjang yang akhirnya berhasil dituntaskan.
Rencananya, kapal gagah ini akan diresmikan secara langsung di Jakarta pada akhir Maret 2026 nanti. Setelah upacara itu, KRI Prabu Siliwangi-321 akan segera bergabung dan memperkuat barisan Komando Armada RI.
Artikel Terkait
Kemenhub Imbau Pemudik Tunda Perjalanan Balik Hindari Puncak 24 Maret
Gelombang Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padati Stasiun di Jakarta
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, Volume Kendaraan di Tol Cipali Melonjak 167%
Arus Balik Lebaran 2026 Meningkat 167%, Cipali Terapkan Satu Arah