Wawancara itu sendiri dilakukan menyusul rencana keikutsertaan Timnas Bulgaria dalam FIFA Series 2026 di Jakarta akhir Maret nanti. Rupanya, melihat kondisi Timnas Indonesia sekarang, Kolev mengaku agak kaget. Baginya, perubahan yang terjadi cukup drastis.
Ia melihat klub-klub lokal kini dijejali lima atau enam pemain asing. Timnas pun, menurut pengamatannya, sudah ‘dipenuhi’ pemain naturalisasi. Kolev paham maksud di balik kebijakan ini, yaitu untuk mendongkrak prestasi secepatnya. Namun begitu, ia menilai hasilnya belum juga sesuai dengan harapan.
“Mereka merasa itu membantu, tetapi hasilnya belum sesuai harapan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
Pandangan Kolev ini seperti angin segar di tengah perdebatan yang tak kunjung usai soal pro-kontra naturalisasi. Ia mengingatkan pada sebuah era di mana identitas lokal diutamakan, meski tantangannya mungkin lebih berat. Sekarang, pilihannya ada di tangan kita: mana yang lebih penting, hasil instan atau pembinaan jangka panjang?
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat 9,23%, Lebih dari 10 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum
Manchester City Juara Piala Liga Inggris ke-9 Usai Kalahkan Arsenal 2-0
Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Korbankan Kepentingan Nasional
Prabowo Andalkan Program Padat Karya untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen