Ivan Kolev bukan nama baru di kancah sepak bola Indonesia. Pelatih asal Bulgaria itu punya sejarah panjang di sini, pernah menangani Timnas pada dua periode berbeda (2002-2004 dan 2007) dan juga membesut klub-klub top macam Persija Jakarta dan Sriwijaya FC. Nah, belakangan ini, namanya kembali mencuat. Pasalnya, lewat sebuah wawancara dengan media Bulgaria, DSport.bg, Kolev menyentil fenomena yang sedang hangat: maraknya pemain naturalisasi di Skuad Garuda.
Menurutnya, dulu ia punya prinsip yang berbeda.
“Sulit membandingkan dengan masa saya dulu,” ujar Kolev, yang kini berusia 68 tahun.
Ia mengaku, saat memegang kendali tim nasional, dirinya sengaja membatasi pemakaian pemain naturalisasi. Fokusnya justru pada talenta lokal, pemain hasil binaan klub dan liga dalam negeri.
“Saat saya melatih tim nasional, saya sangat menekankan penggunaan pemain lokal dan menolak naturalisasi berlebihan,” sambung mantan pelatih Mitra Kukar itu.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat 9,23%, Lebih dari 10 Juta Orang Gunakan Angkutan Umum
Manchester City Juara Piala Liga Inggris ke-9 Usai Kalahkan Arsenal 2-0
Prabowo Tegaskan Perjanjian Dagang dengan AS Tak Korbankan Kepentingan Nasional
Prabowo Andalkan Program Padat Karya untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen