Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi Polri dan TNI adalah Tuntutan Rakyat

- Minggu, 22 Maret 2026 | 17:30 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi Polri dan TNI adalah Tuntutan Rakyat

Ia mengaku pernah mendesak pimpinan TNI untuk mengusut tuntas hal semacam ini. "Saya bilang, 'Panglima TNI, kamu usut bagaimana ada tambang ilegal.'"

Kenyataannya, seringkali tidak ada yang tahu. "Babinsa tidak tahu, Danramil tidak tahu, Kodim tidak tahu, Danrem tidak tahu."

Lalu, untuk apa pejabat seperti itu dipertahankan? "Kalau dia tidak tahu atau tidak mau tahu tambang ilegal, perkebunan ilegal, dan sebagainya. Iya kan? Jadi ini saya kira kita harus fair. Polisi harus beresin diri," tegasnya.

Sebagai mantan perwira tinggi, Prabowo punya ikatan emosional dengan TNI. Ia tak rela institusi yang dicintai rakyat itu ternoda oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

"Saya alumni TNI, TNI harus beda sendiri. Saya enggak rela institusi saya yang begitu dicintai rakyat tercemar oleh pejabat-pejabat."

Ia pun mengklaim punya rekam jejak membersihkan institusi ini. Saat menjabat Menteri Pertahanan, banyak perwira tinggi yang ditindak. "Saya kira Anda bisa lihat sudah berapa jenderal bintang tiga, bintang dua yang kita pecat, yang kita serahkan kejaksaan," ucap Prabowo.

Kasus Asabri disebutkannya sebagai bukti. "Waktu saya Menhan, Anda bisa hitung. Nah, Asabri kita beresin. Iya kan? yang lama katanya tidak bisa disentuh karena banyak jenderal di situ, kita serahkan ke kejaksaan. Saya bikin surat minta kejaksaan yang bertindak."

Di akhir perbincangan, ia kembali ke pokok utamanya. Pembenahan di tubuh Polri dan TNI bukanlah pilihan, melainkan sebuah mandat. Mandat langsung dari rakyat yang harus ia jalankan sebagai pejabat yang diangkat oleh mereka.

"Jadi saya sebagai pejabat, sebagai petugas yang diangkat rakyat, saya harus jalankan tugas yang diberikan rakyat kepada saya."

Langkah-langkah yang akan diambilnya nanti, meski mungkin akan melibatkan komite reformasi, pada akhirnya berangkat dari kehendak publik. "Jadi ini nanti kalau saya bertindak, kalau saya ambil langkah ya saya yakin selain komite reformasi tapi pendapat umum rakyat juga menghendaki itu ya. Menghendaki itu," pungkas Presiden Prabowo menutup dialog.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar