AS Ultimatum Iran 48 Jam Buka Blokade Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik

- Minggu, 22 Maret 2026 | 21:40 WIB
AS Ultimatum Iran 48 Jam Buka Blokade Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik

Ketegangan di Timur Tengah memuncak lagi. Amerika Serikat baru saja memberi ultimatum 48 jam kepada Iran, menuntut mereka membuka blokade di Selat Hormuz. Kalau tidak, ancamannya jelas: AS bakal menghancurkan pembangkit listrik Iran, dimulai dari yang terbesar.

Langsung dari akun Truth Social-nya, Presiden Donald Trump yang menyampaikan ancaman keras itu. "Jika Iran tidak membuka penuh dan tidak mengancam Selat Hormuz dalam waktu 48 jam sejak saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik mereka," tulisnya Sabtu malam waktu setempat. Pernyataan ini muncul di tengah perang yang sudah berjalan hampir sebulan, sekaligus jadi jawaban atas blokade Iran terhadap kapal-kapal AS dan Israel.

Iran? Mereka tak tinggal diam. Responsnya cepat dan sama-sama mengancam. Lewat juru bicara parlemennya, Mohammad Bagher Ghalibaf, Tehran menyatakan siap membidik aset-aset energi milik sekutu AS di seluruh kawasan.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar