Dari foto yang beredar, terlihat dua orang pria mengendarai satu sepeda motor. Yang menarik perhatian adalah pakaian mereka; satu memakai motif batik, satunya lagi berwarna biru. Keduanya terekam jelas oleh sejumlah kamera pengawas di sepanjang rute yang dilalui, baik sebelum maupun sesudah kejadian.
"Ini adalah murni kami ambil dari CCTV yang tertangkap kamera pengawas di sepanjang jalur yang dilalui para pelaku. Sehingga bukan hasil artificial intelligence," ujarnya sekali lagi, menekankan keaslian bukti visual tersebut.
Dari posisi di motor, polisi menduga sang pengemudi berada di depan. Sementara pelaku yang duduk di belakang, diduga kuat sebagai eksekutor yang melakukan penyiraman.
"Ini adalah bagian belakang, yang di TKP terlihat menyiramkan cairan kepada korban," jelas Iman, merinci peran masing-masing.
Kini, dua jalur berjalan paralel: politik lewat rapat khusus DPR, dan penegakan hukum oleh kepolisian. Masyarakat pun menunggu, apa langkah konkret berikutnya dari kedua institusi ini menyusul insiden yang menggegerkan itu.
Artikel Terkait
Empat Prajurit BAIS TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Menkes Imbau Pemudik Motor Istirahat Tiap 2-3 Jam untuk Antisipasi Kecelakaan di Jalur Arteri
Askrindo Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dengan Asuransi Jelang Lebaran 2026
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 1,2 Juta Kendaraan, Jasa Marga Terapkan Sistem Satu Arah