Arus mudik Lebaran 2026 ternyata sudah bergerak deras sejak dini hari. Data terbaru dari Jasa Marga menunjukkan, pada Rabu (18/3/2026) pagi, sekitar 34 persen kendaraan telah keluar dari Jakarta. Angka itu setara dengan 1,2 juta kendaraan dari total prediksi 3,5 juta yang akan meninggalkan ibu kota selama periode liburan ini.
Rivan Achmad Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, terus memantau perkembangan ini. Menurutnya, arus lalu lintas justru semakin padat seiring berjalannya hari.
"Sampai jam 6 pagi tadi, angkanya 1,2 juta. Tapi sekarang, dalam pemantauan per jam, sudah melonjak tinggi. Bisa mencapai 8.400 kendaraan yang keluar per jamnya," jelas Rivan dalam konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Kondisi ini tentu saja mendesak. Volume kendaraan yang mencapai sekitar 30 persen dan kecepatan rata-rata yang merosot jadi cuma 30–40 km/jam memaksa Jasa Marga bertindak. Mereka akhirnya memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way.
Penerapannya dilakukan bertahap. Mulai dari contraflow satu lajur di KM 44, lalu dua lajur di KM 55, hingga akhirnya full one way dari KM 70 sampai KM 263.
"Saat puncak arus menyentuh 221 ribu kendaraan, one way kami perpanjang sampai Kalikangkung. Alhamdulillah dampaknya signifikan, perjalanan menjadi jauh lebih cepat," ujar Rivan.
Ia pun memberi contoh nyata. Para pemudik yang berangkat dari Jakarta pukul 04.00 WIB, katanya, sudah bisa tiba di Kalikangkung pada tengah malam hari yang sama. Sebuah lompatan kelancaran yang cukup mencolok dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Jadi sudah signifikan sangat cepat," tegasnya.
Namun begitu, perjalanan menuju kelancaran ini tidak mulus-mulus saja. Rivan mengakui ada kendala serius di lapangan, yaitu cuaca. Intensitas hujan yang luar biasa tinggi di awal Maret 2026 sempat menghambat pekerjaan perbaikan jalan.
"Di bulan Januari dan Februari sudah tinggi, tapi Maret benar-benar ekstrem. Dari tanggal 1 sampai 8 saja, hujan turun setiap hari. Kami nyaris tak bisa berbuat banyak untuk perbaikan jalan saat itu," papar Rivan.
Artikel Terkait
Menaker Terbitkan Aturan Baru, Hanya Enam Bidang Pekerjaan yang Boleh Gunakan Sistem Outsourcing
Kementerian Perdagangan Siap Sesuaikan HET Minyakita, Harga di Pasaran Tembus Rp19.000 per Liter
Penataan Jalan HR Rasuna Said Dikebut, Ditargetkan Rampung Sebelum HUT Jakarta 2026
Konflik Timur Tengah Ancam Investasi Raksasa AI Senilai Rp10.800 Triliun