Dua Jenderal Kopassus Lulusan Terbaik Bertukar Posisi Strategis di TNI

- Senin, 16 Maret 2026 | 08:00 WIB
Dua Jenderal Kopassus Lulusan Terbaik Bertukar Posisi Strategis di TNI

Gerbong mutasi di tubuh TNI kembali berjalan. Dua jenderal andalan dari Korps Baret Merah, Kopassus, dapat tugas baru. Yang menarik, keduanya punya catatan prestasi akademik yang nyaris serupa: sama-sama tiga kali jadi lulusan terbaik di pendidikan formal TNI.

Mereka adalah Letjen TNI Bambang Trisnohadi dan Mayjen TNI Lucky Avianto. Berdasarkan surat keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Bambang yang saat ini memimpin Kogabwilhan III bakal beralih menjadi Kepala Staf Teritorial TNI.

Nah, soal jabatan Kaster ini sendiri punya cerita. Posisi ini sempat dihapus di era Presiden Abdurrahman Wahid, atau Gus Dur, pada 2001 lalu. Kini, setelah validasi organisasi, jabatan itu muncul kembali dalam struktur TNI.

Lalu, kursi Pangkogabwilhan III yang ditinggalkan Bambang akan diisi Lucky Avianto. Saat ini Lucky masih menjabat Pangdam XXIV/Mandala Trikora. Dengan jabatan barunya nanti, kenaikan pangkat menjadi letnan jenderal tinggal menunggu waktu saja bagi dia.

Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah memberikan penjelasan terkait rotasi ini.

“Perlu saya sampaikan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Mutasi kali ini memang menarik untuk disimak. Pergantian dari Bambang ke Lucky di pos Pangkogabwilhan III seolah menandai peralihan tongkat estafet antara dua jenderal dengan track record mirip.

Selain sama-sama dari infanteri baret merah, keduanya menyandang gelar langka. Mereka adalah jenderal "hattrick" lulusan terbaik, dimulai dari Akademi Militer, lalu Seskoad, dan puncaknya di Sesko TNI.

Bambang, perwira asal Jakarta lulusan Akmil 1993, meraih Adhi Makayasa. Prestasi gemilang itu dia ulang di Seskoad 2008 dan Sesko TNI 2017. Lucky tak kalah. Dia juga peraih Adhi Makayasa Akmil 1996, lalu terbaik di Seskoad 2011 dan Sesko TNI 2019.

Dan yang bikin profil mereka makin serupa adalah pengalaman tempur di medan yang berat. Keduanya punya jam terbang tinggi menghadapi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Bambang pernah terlibat dalam Operasi Nemangkawi, sementara Lucky pernah memimpin operasi TNI di Habema.

Jadi, mutasi ini bukan sekadar perpindahan biasa. Lebih dari itu, ini seperti penyegaran yang dilakukan dengan menempatkan perwira-perwira teruji, baik di bidang akademik maupun lapangan, pada pos-pos strategis.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar