JK Peringatkan Bahaya Pelebaran Defisit dan Ancaman bagi Daerah

- Senin, 16 Maret 2026 | 10:40 WIB
JK Peringatkan Bahaya Pelebaran Defisit dan Ancaman bagi Daerah

Persoalan tak cuma berhenti di utang pusat. JK juga menyoroti fenomena yang mungkin luput dari perhatian banyak orang: penurunan drastis alokasi transfer ke daerah. Dulu, porsinya bisa mencapai 30 persen dari total pengeluaran negara. Sekarang? Angkanya merosot hingga hanya sekitar 17 persen.

Ini masalah serius. Daerah punya tanggung jawab besar menangani pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur lokal. Dengan anggaran yang terus dikurangi, kualitas layanan dan pembangunan di tingkat akar rumput jelas terancam.

"Jadi nanti infrastruktur daerah akan berbahaya, akan terjadi penurunan kualitasnya, dan juga pendidikan," tutur JK.

Ia menegaskan, pemerintah pusat tak boleh abai. Kondisi fiskal daerah harus dapat perhatian lebih, karena merekalah sebenarnya tulang punggung negara. "Daerah itu adalah kumpulan daripada negara," pungkasnya. Pesannya jelas: mengabaikan daerah sama saja dengan menggerogoti fondasi bangsa sendiri.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar