Makna dan Pantangan Hari Ini Menurut Kalender Bali: Anggara Kasih Julungwangi
Berdasarkan penanggalan atau Kalender Bali, hari ini, Selasa, masuk dalam perhitungan Anggara Kasih Julungwangi. Kalender Bali, yang menjadi pedoman hidup masyarakat Hindu di Bali, digunakan untuk menentukan hari baik (dewasa ayu) dan hari buruk (dewasa ala) dalam berbagai aspek kehidupan.
Mulai dari pelaksanaan upacara keagamaan, memulai usaha, kegiatan pertanian, hingga momen penting seperti pernikahan dan kelahiran, semuanya kerap merujuk pada petunjuk dalam kalender ini. Meski mengadopsi sistem penanggalan Saka India, Kalender Bali telah dimodifikasi dengan kearifan dan unsur budaya lokal.
Konsep Hari Baik dan Buruk (Ala Ayuning Dewasa) dalam Kalender Bali
Penentuan ala ayuning dewasa ayu dalam Kalender Bali tidak lepas dari konsep Pengalantaka yang menjadi acuan untuk menetapkan fase bulan (purnama dan tilem), serta Weweran yang melibatkan perhitungan berdasarkan Wuku. Pertemuan berbagai unsur inilah yang kemudian menghasilkan rekomendasi hari untuk melakukan atau menghindari suatu aktivitas.
Daftar Ala Ayuning Dewasa Ayu Hari Ini: Selasa Anggara Kasih Julungwangi
Berikut adalah rincian hari baik dan buruk serta pantangannya untuk hari ini, Selasa, seperti dilansir dari berbagai sumber kalender Bali terpercaya.
- Bojog Munggah: Hari ini tidak baik untuk menanam padi dan jagung. (Tingkat kerugian/Alahing dewasa: 4).
- Kala Sor: Hindari pekerjaan yang berhubungan dengan tanah, seperti membajak, bercocok tanam, atau membuat terowongan. (Alahing dewasa: 3).
- Kala Wisesa: Sangat baik untuk menebang kayu bahan bangunan, memulai suatu kegiatan penting, atau mengangkat dan melantik seorang petugas. (Alahing dewasa: 4).
- Panca Prawani: Tidak disarankan digunakan sebagai hari baik. (Alahing dewasa: 2).
- Purwani: Tidak baik dipakai untuk kegiatan dewasa ayu. (Alahing dewasa: 2).
- Purwanin Dina: Tidak baik sebagai dewasa ayu. (Alahing dewasa: 4).
Adapun perhitungan lainnya untuk hari ini meliputi: Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Patining Amerta, Pratiti: Awidya.
Dengan memahami makna di balik Anggara Kasih Julungwangi dan daftar ala ayuning dewasa di atas, diharapkan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan lebih waspada dan sesuai dengan tuntunan tradisi.
Artikel Terkait
Satgas: 5.039 Huntara Telah Dibangun, Huntap Masih Tahap Awal
Satgas Fokus Perbaikan Masjid dan Huntara Jelang Ramadan di Daerah Bencana
BRIN Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Efektivitas Hujan Buatan untuk Tangani Banjir
Pemerintah Targetkan Groundbreaking Proyek Sampah Jadi Energi pada Maret 2026