Hari itu adalah hari terakhirnya bekerja sebagai pekerja proyek. Dengan pulang lebih awal, ia berharap bisa lebih lama menikmati suasana kampung halaman di Pemalang, Jawa Tengah. Ia berangkat bersama tujuh orang temannya.
Soal ongkos, Sigit bernasib baik tahun ini. Ia mengaku dapat harga tiket yang jauh lebih ringan.
“Saya dapat di Rp205.000, kalau ini sih murah ya. Kemarin tahun lalu saya dapat beda PO sih, itu Rp380.000 sampai Rp400.000,” katanya sambil tertawa kecil.
Cerita Sigit mungkin mewakili banyak pemudik lain yang berusaha mencari celah agar perjalanan pulang tak terlalu memberatkan kantong. Di Terminal Pulo Gebang malam itu, harapan untuk segera sampai rumah jelas terpancar dari wajah-wajah yang menunggu.
Artikel Terkait
Tim SAR Temukan Tujuh Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Selamat di Maluku Utara
Jasa Tirta II Pastikan Pasokan Air Aman Selama Mudik Lebaran
Cahaya Hati Awards 2026 Apresiasi Kontribusi Korporasi hingga Sosial
Arus Mudik Lebaran Mulai Meningkat di Tol Keluar Jakarta