Lalu lintas di jalur Pantura Kabupaten Bekasi bakal mengalami perubahan sementara. Ini menyusul keputusan Satlantas Polres Metro Bekasi yang menutup total 30 titik putar balik atau u-turn di sepanjang ruas arteri itu. Tujuannya jelas: mengantisipasi kemacetan parah yang biasanya menghantangi para pemudik.
Penutupan sudah diberlakukan sejak Sabtu kemarin, 14 Maret 2026. Menurut Kasat Lantas, Kompol Sugihartono, langkah ini diambil demi kenyamanan perjalanan mudik Lebaran tahun ini.
“Semua titik sudah ditutup per hari ini untuk memaksimalkan Operasi Ketupat Jaya 2026,” ujar Sugihartono, Minggu (15/3).
Dia menjelaskan, puluhan titik putar balik itu selama ini kerap jadi masalah. Bukan cuma bikin macet, tapi juga rawan kecelakaan. U-turn tersebut dianggap sebagai "hambatan samping" yang mengganggu kelancaran arus utama.
“Langkah ini diambil karena u-turn selama ini menjadi “hambatan samping” utama yang memicu kemacetan dan kecelakaan,” sambungnya.
Rencananya, penutupan ini akan berlangsung hingga masa arus balik usai. Namun begitu, ada kemungkinan diperpanjang.
“Dengan opsi perpanjangan hingga 29 Maret 2026 mengikuti situasi di lapangan,” tutup Sugihartono.
Bagaimana kondisi di lapangan? Pantauan di hari Minggu menunjukkan lalu lintas menuju Jawa Tengah masih terbilang lancar. Kendaraan yang melintas didominasi oleh pelat nomor E dari wilayah Cirebon. Tampaknya, kebijakan penutupan u-turn ini mulai menunjukkan efeknya setidaknya untuk sementara.
(Nadya Kurnia)
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Dua Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakbar Kurang dari 12 Jam, Dipicu Pertengkaran Sepak Bola
Mantan Finalis Puteri Indonesia Tersangka Klinik Kecantikan Ilegal, 15 Pasien Alami Cacat Permanen
Shayne Pattynama Sebut Film Dokumenter The Longest Wait Rekam Perjuangan Emosional Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Menteri PPPA Minta Maaf soal Usulan Gerbong Khusus Perempuan yang Dinilai Tak Sensitif Pascakecelakaan KRL