IDXChannel PT Intiland Development Tbk (DILD) baru saja melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Intiland Infinita, anak usaha yang bergerak di bidang perhotelan. Saham itu dibeli oleh PT Phoenix Tera Nusantara dan PT Prima Aneka Selera. Nilai transaksinya? Rp31,32 miliar.
Informasi ini terungkap dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (28/4/2026). Rinciannya begini: PT Phoenix Tera Nusantara membeli 3 juta saham, sementara PT Prima Aneka Selera mengambil porsi lebih besar, yaitu 447 juta saham. Kalau ditotal, ada 450 juta lembar saham yang berpindah tangan. Itu setara 10,07 persen dari total kepemilikan.
Corporate Secretary Intiland, Theresia Rustandi, menjelaskan alasan di balik langkah ini. Katanya, penjualan itu bagian dari strategi konsolidasi usaha. Intiland ingin fokus ke lini bisnis utama mereka.
“Penjualan saham ini sebagai upaya perseroan untuk melakukan konsolidasi usaha dan fokus pada pengembangan lini usaha utama,” ujarnya.
Dia juga menegaskan, transaksi ini tidak menggunakan sumber pendanaan dari perusahaan. Artinya, semua beres tanpa membebani kas internal. Menurut Theresia, dampaknya positif. Setelah transaksi rampung, DILD resmi tidak lagi memegang saham di PT Intiland Infinita.
Nah, soal PT Intiland Infinita sendiri perusahaan ini bergerak di sektor perhotelan. Lewat anak usahanya, PT Intiwhiz International, mereka mengelola merek Whiz Hotel. Fokusnya? Mengembangkan jaringan hotel di berbagai daerah di Indonesia.
Jadi, ini semacam langkah fokus ulang. Intiland memilih keluar dari bisnis hotel, setidaknya untuk sekarang. Entah nanti akan kembali atau tidak, belum ada yang tahu.
(Dhera Arizona)
Artikel Terkait
Penerima PKH dan Bantuan Sembako Akan Dilebur ke Koperasi Desa Merah Putih
Emas Anjlok ke Terendah Sebulan, Kekhawatiran Inflasi dan Ketegangan Iran-Timur Tengah Kembali Meningkat
UEA Resmi Keluar dari OPEC, Fokus pada Kepentingan Nasional
Wall Street Melemah, Kekhawatiran Kinerja OpenAI Tekan Saham Teknologi Jelang Rilis Laba Raksasa AS