CEO CME Group Peringatkan Risiko Intervensi Pemerintah AS di Pasar Minyak

- Minggu, 15 Maret 2026 | 07:40 WIB
CEO CME Group Peringatkan Risiko Intervensi Pemerintah AS di Pasar Minyak

Latar belakangnya adalah gejolak harga minyak dunia yang tak stabil. Pemicu utamanya adalah konflik bersenjata antara AS dan Israel melawan Iran. Situasi jadi makin runyam karena Selat Hormuz jalur vital pengiriman minyak global terganggu aktivitasnya. Kekacauan di titik itu langsung berimbas pada harga.

Di sisi lain, laporan dari sejumlah media, termasuk The Financial Times, mengonfirmasi bahwa Departemen Keuangan AS memang sedang mempertimbangkan beberapa opsi. Salah satunya adalah turun tangan langsung di pasar derivatif atau berjangka untuk meredam kenaikan harga. Nah, rencana inilah yang ditentang habis-habisan oleh Duffy.

Peringatan dari bos CME Group ini jelas punya bobot. Dia khawatir intervensi pemerintah akan merusak mekanisme pasar yang selama ini berjalan. Pada akhirnya, upaya menstabilkan harga dalam jangka pendek justru bisa memicu ketidakstabilan yang lebih parah dan berlangsung lama. Semuanya tergantung pada langkah pemerintah selanjutnya.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar