Sabtu malam kemarin, suasana di pintu-pintu keluar Jakarta masih ramai. Korlantas Polri mencatat, sudah lebih dari 459 ribu kendaraan yang meninggalkan ibu kota sejak arus mudik mulai mengalir. Tujuannya? Sebagian besar ternyata mengarah ke wilayah timur, menelusuri jalur Trans Jawa.
Angka itu, meski terlihat besar, ternyata masih jauh dari puncak. Brigjen Pol Faizal, Dirgakkum Korlantas, menyebut data tersebut baru hitungan sementara di hari kedua Operasi Ketupat 2026. Proyeksinya, masih ada lebih dari 3 juta kendaraan lagi yang akan menyusul.
"Jadi masih ada dari proyeksi keluar ke Jakarta itu 3,671.028 kendaraan, jadi masih ada sekitar 3,2 juta," jelas Faizal.
"Ya, jadi masih ada kurang lebih 76,9 persen," tambahnya.
Kalau dilihat dari arahnya, arus kendaraan memang didominasi oleh tujuan ke timur. Jalur tol Trans Jawa menjadi pilihan utama para pemudik tahun ini. Faizal membeberkan, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan hampir semua kendaraan yang menuju arah timur itu adalah kendaraan pribadi.
Lalu bagaimana dengan truk-truk besar? Untuk kendaraan logistik, ceritanya agak berbeda. Sebagian besar masih bergerak ke arah Pelabuhan Merak, bersiap untuk menyeberang ke Sumatera. Arus mereka terpisah, tapi tetap menyumbang kemacetan di rutenya sendiri.
Terlihat jelas, gelombang utama mudik Lebaran masih akan datang. Jalanan diprediksi akan semakin padat dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
Timnas U-19 Segera Benahi Skuad Usai Gagal Juara Piala AFF, Target Lolos Kualifikasi Piala Asia U-20
BGN: Anggaran Makan Bergizi Gratis Berpotensi Turun pada 2027
Putra Mahkota Norwegia Divonis Empat Tahun Penjara Atas Kasus Pemerkosaan dan Kekerasan
Pekerja Kena PHK Berhak Dapat Manfaat Tunai 60 Persen dari Upah Selama Enam Bulan lewat Program JKP