Di acara peringatan satu tahun Danantara, Rabu (11/3/2026) lalu, Presiden Prabowo Subianto punya pesan khusus. Pesan itu ditujukan buat para pengelola dana kekayaan negara itu. Intinya sederhana, tapi berat: kelola dengan baik, jaga amanah.
"Saya titip kewaspadaan, eling dan waspada," tegas Prabowo di Jakarta.
Suaranya lantang, penuh penekanan. "Ingat harapan seluruh bangsa, seluruh rakyat ada di pundak saudara-saudara karena saudara-saudara menjaga dan mengelola kekayaan anak, cucu, dan cicit kita."
Pesan itu bukan tanpa alasan. Danantara bukan cuma mengelola uang hari ini. Lembaga ini memegang nasib generasi muda Indonesia di masa depan. Kalau sampai salah urus, ya repot. Upaya menjaga kekayaan bangsa untuk masa depan bakal jauh lebih sulit. Itu sebabnya, tata kelola yang baik disebutnya sebagai hal krusial. Kunci utamanya.
Dan beban itu memang tidak main-main. Saat ini, aset yang dikelola Danantara nilainya melampaui 1 triliun dolar AS. Angka yang fantastis, sekaligus menempatkannya di jajaran sovereign wealth fund terbesar di dunia. Tugas yang diemban pun berat: mengelola dan memanajemen kekayaan bangsa.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: Lebih dari 2,5 Juta Tiket Kereta Api Terjual, Masih Tersedia 1,9 Juta Kursi
Pemerintah Salurkan Rp51,5 Triliun untuk Bayar Subsidi dan Tunggakan Energi
ROA BPI Danantara Melonjak Lebih dari 300 Persen, Prabowo: Cukup Baik
Konflik Timur Tengah Ancam Pasokan Pupuk Global via Selat Hormuz