Suara ledakan keras kembali membelah langit Kyiv sebelum fajar. Kali ini, rudal balistik menjadi penyebabnya. Serangan ini datang di tengah-tiba, hanya selang dua hari sebelum rakyat Ukraina memperingati tahun keempat invasi Rusia yang pahit.
Menurut laporan di lapangan, rentetan ledakan mulai menggema sekitar pukul empat pagi waktu setempat. Sirine peringatan serangan udara baru saja berhenti berdering ketika suasana tiba-tiba berubah mencekam.
Kepala administrasi militer Kyiv, Tymur Tkachenko, dengan cepat mengkonfirmasi serangan itu lewat Telegram.
Dia juga menyebutkan serangan itu memicu kebakaran di atap sebuah gedung tempat tinggal. Api menjilat-jilat di kegelapan dini hari, menambah suasana chaos.
Tak lama setelah kejadian di Kyiv, ancaman itu ternyata meluas. Angkatan udara Ukraina langsung memperluas peringatan ke seluruh negeri. Bukan cuma itu, kewaspadaan juga ditingkatkan di sepanjang perbatasan barat, mendekati negara-negara sekutu NATO.
Artikel Terkait
Pemulihan Pasca Bencana Aceh Capai 91 Persen, Fokus Beralih ke Pemulihan Sosial-Ekonomi
Dua Penumpang Lompat dari Angkot Usai Dibegal di Medan, Satu Kritis
Korban Penyiraman Air Keras dari KontraS Desak Pengadilan Umum untuk Pelaku dari BAIS TNI
Slot Akui Superioritas PSG Usai Liverpool Tunduk 2-0 di Parc des Princes