Menjelang libur panjang Lebaran 2026, BRI tak main-main dalam menyiapkan likuiditas. Bank pelat merah ini mengalokasikan dana tunai yang sangat besar, mencapai Rp25 triliun, untuk memastikan transaksi masyarakat berjalan mulus. Angka yang fantastis, bukan?
Nah, dari jumlah tersebut, sekitar Rp19,7 triliun berasal dari saldo kas rata-rata mereka. Sementara itu, tambahan khusus untuk memenuhi puncak kebutuhan selama tujuh hari masa libur Idul Fitri dipatok sekitar Rp5,3 triliun. Persiapan yang matang, jelas, mengingat tradisi pulang kampung dan bagi-bagi THR selalu memicu lonjakan permintaan uang fisik.
Namun begitu, menyiapkan uang saja tidak cukup. Hakim Putratama, Direktur Operations and Customer Experience BRI, menegaskan bahwa layanan fisik ke nasabah tetap dijaga. "Kami membuka sejumlah kantor layanan terbatas selama libur," ujarnya.
Secara rinci, ada 186 unit kerja yang akan beroperasi pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026. Jam layanannya dari pukul 08.00 sampai 15.00 waktu setempat.
Di kantor-kantor itu, nasabah bisa mengurus berbagai keperluan. Mulai dari hal dasar seperti buka rekening, setor-tarik tunai, sampai pembayaran kartu debit. Layanan lain yang tersedia adalah pendaftaran e-banking, setoran untuk penerimaan negara, dan tentu saja, penanganan keluhan.
Di sisi lain, BRI jelas tak mengandalkan kantor cabang saja. Jaringan digital dan elektronik mereka yang masif jadi tulang punggung. Bayangkan, didukung oleh hampir 19.700 unit ATM dan CRM, serta ratusan ribu mesin EDC yang tersebar. Belum lagi jaringan BRILink Agen yang luar biasa luas, mencakup sekitar 3,2 juta agen hingga ke pelosok.
Untuk transaksi yang lebih modern, masyarakat juga bisa mengandalkan QRIS. BRI terhubung dengan lebih dari 4,6 juta merchant yang sudah menggunakan sistem pembayaran satu kode ini. Praktis banget.
Intinya, melalui kombinasi layanan fisik dan kekuatan infrastruktur digital, BRI berupaya keras memastikan momentum Lebaran tahun depan tidak terganggu soal transaksi. "Kami berupaya memastikan kebutuhan transaksi masyarakat terpenuhi dengan baik, baik melalui layanan kantor cabang maupun kanal digital dan jaringan agen," pungkas Hakim.
(Shifa Nurhaliza Putri)
Artikel Terkait
Maximo Quilles Juarai Moto3 Jerez 2026, Veda Ega Pratama Tembus Enam Besar dari Posisi 17
Imigrasi Bantah Bocornya 3 Juta Data eVisa, Sebut Klaim Itu Hoaks
BNI Bantah Koperasi Swadharma Pematangsiantar Bagian dari Perusahaan, Sebut Aktivitasnya Langgar Aturan
Para Ketua IKA Dorong Alumni Unhas Berpartisipasi di Mubes 1-3 Mei 2026 di Makassar