Harga Telur Ayam Ras Melonjak di 210 Daerah, Papua Tembus Rp100.000 per Kg

- Senin, 09 Maret 2026 | 15:15 WIB
Harga Telur Ayam Ras Melonjak di 210 Daerah, Papua Tembus Rp100.000 per Kg

Menjelang Lebaran 2026, harga telur ayam ras mulai merangkak naik. Kenaikan ini tercatat di 210 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Situasinya cukup mengkhawatirkan, karena lonjakan harganya sudah melampaui patokan yang ditetapkan pemerintah.

Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), membeberkan data terbaru. Pada minggu pertama Maret, harga rata-rata nasional untuk komoditas ini sudah menyentuh Rp32.475 per kilogram.

"Untuk harga telur ayam ras ini yang paling perlu mendapatkan perhatian," ujar Amalia dalam konferensi pers, Senin (9/3/2026).

"Dalam Maret minggu pertama 2026, harga rata-ratanya adalah Rp32.475 dan sudah ada 210 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan."

Angka itu, menurutnya, jelas sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) yang cuma Rp32.000 per kilogram. Namun begitu, ceritanya tak berhenti di situ. Di sejumlah daerah, kenaikannya justru jauh lebih tajam, bahkan ada yang tembus 16,31 persen.

Ambil contoh Pulau Taliabu. Harga telur di sana melambung sampai Rp42.000 per kilogram, atau sekitar 40 persen lebih mahal dari harga acuan. Sementara di Buton Utara, harganya Rp37.293 per kg, naik 24,31 persen dari patokan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar