Dini hari yang sepi di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, menyimpan bahaya yang tak terduga. Seorang pemuda berusia 28 tahun, berinisial AR, harus berakhir di rumah sakit setelah motornya menghantam sebuah lubang. Kecelakaan tunggal itu terjadi Minggu lalu, tepatnya pukul tiga pagi, saat korban melaju dari arah barat.
Menurut sejumlah saksi, kondisi jalan saat itu memang gelap dan tergenang air. Rupanya, genangan itulah yang menyembunyikan bahaya di bawahnya.
AKBP Ojo Ruslani dari Subdit Gakkum Polda Metro Jaya membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan, AR diduga kehilangan kendali setelah motornya memasuki lubang yang tertutup air di area tanjakan layang Cikoko.
"Sesampainya di tanjakan layang Cikoko, diduga memasuki lubang yang tertutup genangan air sehingga mengalami kecelakaan tunggal,"
jelas Ojo, Senin (9/3).
Akibatnya cukup serius. Korban langsung dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis. Cedera yang dialaminya bukan main-main: dagu robek, luka di kaki atas, dan bagian dahi juga terbuka. Motor yang ditumpanginya pun tak kalah rusak.
"Korban mengalami luka pada dagu robek, kaki atas robek, dahi robek. Kendaraan korban mengalami kerusakan pada kaca lampu utama depan retak, stang bengkok, cover body depan pecah,"
tutur Ojo merinci kondisi korban dan kendaraannya.
Insiden ini kembali menyoroti persoalan klasik di jalanan ibu kota. Lubang yang dibiarkan, apalagi tersamar genangan air hujan, bisa berubah jadi jebakan mematikan kapan saja, terutama di jam-jam sepi.
Artikel Terkait
Polri Salurkan 550 Paket Bansos ke Pengemudi Ojol dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Menteri Lingkungan Hidup Canangkan Target Bali 100 Persen Pemilahan Sampah
Kemensos Peragakan Sistem Digitalisasi Bansos Terintegrasi di Depan Komisi VIII DPR
Pelanggan Spa yang Kehilangan Rp1,2 Miliar Bersaksi di Sidang, Tuding Terapis Bobol Rekening