JAKARTA – Terminal Pulogebang di Cakung, Jakarta Timur, masih terlihat sepi dari keriuhan pemudik. Padahal, Lebaran 2026 tinggal menghitung hari. Pengelola terminal mengaku belum melihat tanda-tanda lonjakan signifikan penumpang yang hendak meninggalkan Ibu Kota.
Anwar Mansyur, Komandan Regu di terminal itu, membenarkan kondisi tersebut saat ditemui Sabtu (7/3/2026) lalu.
"Untuk saat ini menurut pantauan kami dan data yang kami terima, untuk peningkatan belum terlihat secara signifikan ya," ujarnya.
Dia lalu merinci data per jam itu. Hingga pukul dua siang, tercatat 120 bus yang berangkat. Jumlah penumpangnya? Cuma 635 orang. Angka yang jauh dari ramai, kalau dibandingkan dengan hari sebelumnya.
"Kalau untuk kemarin itu masih kisaran 1.600 penumpang ya. Itu selama 24 jam," kata Anwar.
Artinya, arus hari ini memang lebih pelan. Tapi situasi bisa berubah cepat. Menurut Anwar, jumlah itu masih mungkin bertambah seiring malam menjelang.
Lantas, kapan puncak mudiknya?
Prediksi pengelola, gelombang tertinggi baru akan terjadi mulai 17 Maret mendatang. Bahkan, kemungkinan berlanjut sampai tanggal 19. Kenapa tanggal-tanggal itu yang dipilih? Rupanya, ada alasan khusus.
"Di saat tanggal tersebut juga ada kegiatan mudik gratis yang diadakan oleh Kemenhub," jelas Anwar.
Kegiatan pemerintah itulah yang diduga akan menarik minat lebih banyak pemudik dan memadati terminal. Jadi, meski sekarang masih sepi, Terminal Pulogebang bersiap untuk keramaian yang tinggal menunggu waktu.
Artikel Terkait
Bandara Madinah Siapkan Layanan Gratis Kursi Roda dan Mobil Golf untuk Jamaah Haji Lansia dan Disabilitas
Bank bjb Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah di Banten Lewat Kolaborasi Strategis
Hunian Gudang Modern di Greater Jakarta Tembus 95,8 Persen, Pasokan Terbatas Picu Persaingan Ketat
DeepSeek Resmi Luncurkan Model AI Terbaru DeepSeek-V4 dalam Dua Varian