"Subsektor tanaman pangan ini mengalami penurunan NTP sebesar 0,88 persen. Hal ini karena It turun sebesar 0,08 persen, namun Ib mengalami peningkatan sebesar 0,81 persen,"
tutur Ateng menjelaskan. Jagung disebut-sebut sebagai komoditas yang paling banyak memberi andil dalam penurunan ini.
Lalu, bagaimana dengan para nelayan? Nasib mereka sedikit lebih baik. Nilai Tukar Nelayan (NTN) tercatat naik 0,35 persen. Kenaikan ini didorong oleh indeks harga hasil tangkapan yang naik 0,71 persen, meski biaya operasional juga ikut merangkak naik 0,35 persen.
Beberapa jenis ikan jadi penyumbang utama. Cakalang, kepiting laut, ikan kembung dan layang, plus ikan selar, harganya cukup menggembirakan di pasaran bulan lalu. Setidaknya, itu bisa jadi angin segar bagi kehidupan di pesisir.
Secara keseluruhan, laporan BPS ini menggambarkan dinamika yang beragam. Sektor pertanian secara umum membaik, tapi di dalamnya ada cerita suka dan duka yang berbeda-beda tiap subsektor.
Artikel Terkait
Kapolri Ungkap Penurunan Kecelakaan Lalu Lintas, Namun Jam 09.00-12.00 Tetap Rawan
Prabowo Panggil Menteri ESDM Bahas Antisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz
Air Kelapa Muda, Minuman Rehidrasi Alami yang Cocok untuk Berbuka Puasa
DEN: Ketegangan Timur Tengah Berpotensi Picu Lonjakan Harga Minyak Global