Insiden Penusukan Kereta Cambridge: 9 Orang Tewas, Saksi Ungkap Aksi Heroik dan Kepanikan Massal

- Minggu, 02 November 2025 | 14:15 WIB
Insiden Penusukan Kereta Cambridge: 9 Orang Tewas, Saksi Ungkap Aksi Heroik dan Kepanikan Massal

Sebuah insiden penusukan di kereta dekat Cambridge, Inggris, mengguncang publik setelah menyebabkan sembilan orang terluka. Saksi mata melaporkan kepanikan massal di dalam gerbong kereta, dengan penumpang berteriak minta tolong saat menyaksikan korban berlumuran darah.

Menurut laporan BBC pada Minggu (2/11/2025), Olly Foster, salah seorang saksi, mengaku awalnya mendengar teriakan "lari, lari, ada pria yang menusuk semua orang". Ia sempat mengira kejadian itu adalah lelucon Halloween yang berlarut-larut.

Namun, dalam hitungan menit, situasi berubah mencekam. Foster melihat orang-orang mulai berdesakan dan mendorong-dorong di gerbong. Ia baru menyadari keseriusan situasi ketika melihat tangan seorang pria berlumuran darah dan noda darah di seluruh kursi.

Foster menceritakan aksi heroik seorang pria tua yang menghalangi pelaku untuk menyerang seorang gadis muda. Pria tua itu kemudian berhasil melumpuhkan pelaku, meski menderita luka di kepala dan lehernya.

Para penumpang lainnya sigap memberikan pertolongan pertama dengan menggunakan jaket mereka untuk membalut luka dan menghentikan pendarahan korban.

Dalam kondisi terdesak, satu-satunya benda yang bisa digunakan penumpang untuk membela diri adalah sebotol wiski Jack Daniel's. Mereka pun terus berdoa agar pelaku tidak masuk ke gerbong mereka.

Meski kejadian berlangsung sekitar 10-15 menit, Foster menggambarkan momen itu "terasa seperti selamanya" karena tensi yang sangat tinggi.

Insiden penusukan di kereta Cambridge ini telah memicu respons cepat dari pihak berwajib. Dikutip dari Reuters, dua pelaku berhasil ditangkap pasca kejadian.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan keterkejutannya dan menyebut peristiwa ini sebagai kejadian mengerikan. Sementara polisi transportasi Inggris mengerahkan unit kontra-terorisme untuk membantu investigasi.

Pejabat Senior Polisi Transportasi Inggris, Chris Casey, menegaskan bahwa penyelidikan mendalam sedang dilakukan untuk mengungkap kronologi dan motif di balik insiden ini. "Pada tahap awal ini, kami tidak bisa berspekulasi mengenai penyebab insiden," ujarnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar