NAPLES Setelah 128 hari terpaksa menepi, Kevin De Bruyne akhirnya kembali. Kabarnya, gelandang bintang Napoli itu sudah bergabung lagi dengan sesi latihan tim utama. Buat Antonio Conte, ini tentu kabar yang ditunggu-tunggu. Pasalnya, mereka sempat kehilangan salah satu rekrutan andalannya di musim panas lalu.
Ingat, De Bruyne pindah ke Serie A dengan gegap gempita. Dia mengakhiri satu dekade bersama Manchester City, lalu datang ke Napoli dengan status bebas transfer. Perpindahan itu sempat jadi buah bibir. Sayang, awal petualangannya di Italia tak semulus yang dibayangkan.
Baru delapan kali tampil di Serie A, nasib buruk menghampiri. Cedera hamstring serius menyerang pada akhir Oktober, tepatnya saat Napoli mengalahkan Inter 3-1. Menurut sejumlah saksi, masalahnya muncul justru saat dia mengeksekusi penalti. Hasil pemeriksaan kemudian mengonfirmasi yang terburuk: robekan hamstring tingkat tinggi. Operasi dan rehabilitasi panjang pun tak terhindarkan.
Proses pemulihannya lebih banyak dijalani di tanah airnya, Belgia. Tapi pekan lalu, dia sudah kembali ke Italia. Dan Senin ini, seperti dilaporkan media setempat, De Bruyne resmi kembali berlatih. Tepat 128 hari setelah hari naas itu.
Yang mengejutkan, kondisinya disebut jauh lebih baik dari perkiraan. Bahkan, ada peluang dia langsung dicantumkan dalam skuad untuk laga kontra Torino, Jumat malam nanti. Kalau itu terjadi, comeback-nya bakal lebih cepat dari jadwal.
Bagi Conte, kehadiran De Bruyne membuka banyak opsi. Kreativitas dan visi permainannya jelas sesuatu yang sangat dirindukan. Napoli butuh konsistensi di sisa musim ini, dan De Bruyne bisa jadi pengungkitnya.
Di sisi lain, kabar baik tak hanya datang dari De Bruyne. Scott McTominay dan Andre-Frank Zambo Anguissa juga dikabarkan semakin dekat dengan kepulihan. Situasi ruang perawatan Napoli perlahan mulai terang.
Bayangkan jika semua pemain kunci itu kembali fit dalam waktu dekat. Kekuatan Napoli bakal jauh lebih lengkap. Tapi untuk sekarang, semua mata tertuju pada Kevin De Bruyne. Comeback-nya setelah empat bulan berjuang, bukan sekadar angin segar. Ini momentum.
Artikel Terkait
Persija Incar Konsistensi Usai Pesta Gol, Hadapi PSBS dengan Skuat Tak Lengkap
Veda Ega Pratama Bidik Podium Moto3 Spanyol 2026 Usai Gagal Finis di AS
Hendra Setiawan Beralih Peran, Jadi Pelatih di Piala Thomas 2026
Jakarta Ditunjuk Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026