Erick Thohir akhirnya angkat bicara. Menpora itu turun langsung membela kawannya, Raffi Ahmad, yang belakangan ini jadi bulan-bulanan isu pencucian uang. Sindiran pedas datang dari Pandji Pragiwaksono di kanal Mens Rea-nya, dan riaknya sampai ke pucuk pemerintahan.
Dalam sebuah video yang kini viral, Erick tampak berdampingan dengan Raffi. Gayanya santai, tapi pesannya jelas. "Saya ketemu lagi dengan Raffi Ahmad yang digosipin pencucian uang," ujarnya. "Giniloh, kalau ada generasi muda yang sedang membangun usahanya itu harusnya didukung, bukan digosipin yang aneh-aneh."
Pernyataan sang menteri itu langsung memantik reaksi beragam di media sosial. Ada yang setuju, banyak pula yang makin penasaran.
Di sisi lain, kecurigaan publik terhadap bisnis Raffi Ahmad sepertinya bukan muncul dari ruang hampa. Bisnisnya memang melesat luar biasa dalam beberapa tahun terakhir, tepatnya di era pemerintahan Jokowi. Yang bikin orang mengernyitkan dahi adalah kecepatan ekspansinya.
Bayangkan saja, dalam rentang waktu lima tahun dari 2020 sampai 2024 Raffi tercatat mendirikan atau punya saham di sekitar 35 perusahaan! Itu angka yang fantastis. Semua itu berpayung di bawah RANS Entertainment, yang meski berdiri sejak 2015, baru benar-benar melejit jadi raksasa bisnis dengan jangkauan ke berbagai sektor dalam periode tersebut.
Tanggapan paling tajam datang dari Said Didu. Mantan staf khusus BUMN itu cuma menulis singkat di Twitter, tapi maknanya dalam: "Pemilik barang kotor selalu butuh tukang cuci."
Kalimat itu, meski singkat, seolah menyiratkan banyak hal. Menjadi penegas bahwa isu ini belum akan selesai hanya dengan pembelaan dari seorang menteri. Di media sosial, dua video terus jadi perbincangan: satu berisi pembelaan Erick Thohir, satunya lagi cuplikan Pandji Pragiwaksono yang menyindir Raffi Ahmad dengan gaya khasnya.
Nah, sekarang bola ada di tangan publik. Percayakah mereka dengan pembelaan bahwa ini cuma gosip? Atau justru makin yakin ada yang tak beres di balik pertumbuhan bisnis yang begitu cepat itu? Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, perdebatan ini masih panjang.
Artikel Terkait
Suwardi Tahir Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua PWI Sulsel Periode 2026–2031
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Sulsel Cerah Berawan, Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Ringan-Sedang
Ana/Trias Taklukan Wakil India, Lolos ke 16 Besar Indonesia Open 2026
Ribuan Ikan Mati Mendadak di Saluran Irigasi Karawang, Warga Berbondong Ambil Ikan Hanyut