Nah, begitu jalur Velodrome-Manggarai beres, rencananya ada dua opsi pengembangan selanjutnya. Opsi pertama adalah melanjutkan dari Manggarai ke arah Dukuh Atas. Sementara pilihan kedua adalah membuka jalur baru dari arah sebaliknya, yaitu dari Velodrome menuju Tanjung Priok dengan transit di Stasiun JIS.
"Pilihannya ada dua, Manggarai ke Dukuh Atas, atau kemudian menyelesaikan jalur baru yang sekarang ini sebenarnya jalurnya sudah mendapatkan persetujuan, yaitu dari Velodrome sampai dengan Ancol melewati JIS dan kemudian juga Tanjung Priok," jelas Pramono.
Untuk diketahui, layanan LRT Jakarta saat ini masih terbatas pada rute Kelapa Gading-Velodrome. Rute yang sudah beroperasi itu melewati enam stasiun: Pegangsaan Dua (yang juga berfungsi sebagai depo), Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan terakhir Velodrome.
Perkembangan proyek ini tentu dinanti-nanti warga ibu kota. Keberadaan jaringan LRT yang lebih luas diharapkan bisa meredam kemacetan yang sudah jadi cerita lama.
Artikel Terkait
Nvidia Siapkan Platform Chip Baru untuk Genjot Kecepatan AI, Diduga Libatkan Teknologi Groq
Imsak Jakarta 2 Maret 2026 Pukul 04.33 WIB, Subuh 04.43 WIB
Kevin Diks Cetak Gol Penalti Akhir, Bawa Gladbach Hentikan Tren Buruk
Iran Klaim Tewaskan Enam Agen CIA dan Ratusan Personel AS dalam Serangan Balasan