Roma dan Juventus Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Gol Beruntun di Olimpico

- Senin, 02 Maret 2026 | 05:45 WIB
Roma dan Juventus Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Gol Beruntun di Olimpico

Stadion Olimpico benar-benar hidup Minggu malam. Laga pekan ke-27 Serie A antara AS Roma dan Juventus berakhir dengan hasil yang tak terduga: imbang 3-3. Enam gol tercipta dalam drama yang seru dari awal hingga menit-menit akhir.

Roma sempat memimpin tiga kali. Gol pertama datang dari Wesley Franca di menit 39, menyambut umpan Niccolo Pisilli. Tapi Juventus, tim yang tak pernah bisa diremehkan, selalu bisa bangkit.

Memasuki babak kedua, suasana berubah cepat. Hanya dua menit setelah restart, Francisco Conceicao sudah menyamakan kedudukan. 1-1. Roma tak patah arang. Mereka langsung merespons dan kembali unggul berkat sundulan Evan Ndicka yang memanfaatkan umpan silang Lorenzo Pellegrini.

Keunggulan bahkan bertambah. Pada menit ke-65, Donyell Malen melepaskan tembakan indah yang tak bisa dihalangi Mattia Perin. Skor 3-1 untuk keunggulan tuan rumah. Saat itu, kemenangan seolah sudah di genggaman.

Namun begitu, Juventus punya karakter lain. Mereka menolak menyerah. Jeremie Boga memanfaatkan bola muntah di menit 78, memperkecil ketertinggalan jadi 2-3. Semangat juang mereka terasa makin membara.

Puncak drama terjadi di waktu tambahan. Di menit 90 3, Federico Gatti menjadi pahlawan dengan menyambar bola liar di kotak penalti Roma. Gawang Rui Patricio bobol lagi. 3-3! Skor imbang itu bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil ini punya dampak signifikan di papan klasemen. AS Roma berhasil mempertahankan posisi keempat dengan 51 poin. Mereka masih tertinggal jauh 16 poin dari Inter Milan yang memimpin.

Di sisi lain, Juventus harus merelakan posisi kelima. Mereka turun ke peringkat enam dengan koleksi 47 poin, terpaut empat angka dari zona Liga Champions. Perburuan tempat di empat besar Serie A semakin panas.

Pertandingan ini benar-benar sebuah tontonan. Dari peluang awal Pellegrini yang meleset, hingga aksi saling serang yang menghasilkan enam gol. Sebuah pertandingan yang menguras emosi, baik bagi pemain maupun puluhan ribu suporter yang memadati Olimpico.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar