Meski begitu, aktivitas perdagangan Senin kemungkinan besar akan lebih didominasi oleh arus keuangan di pusat-pusat pasar lain. Seorang trader logam mulia memberikan konfirmasi.
“Lokasi utama seperti China, India, New York, London, dan Zurich masih dalam kondisi normal,”
ujarnya. Artinya, meski pengiriman fisik dari Dubai terhambat, perdagangan secara elektronik dan di bursa besar lainnya masih bisa berjalan. Tapi ya, lama-lama pasti terasa juga dampaknya kalau gangguan ini berlarut.
Intinya, situasinya masih fluid. Semuanya tergantung pada berapa lama ketegangan geopolitik ini bertahan dan kapan maskapai-maskapai itu kembali terbang normal. Untuk sementara, dunia mungkin harus sedikit menahan napas menunggu emas Dubai kembali bergerak.
Artikel Terkait
Imsak Jakarta 2 Maret 2026 Pukul 04.33 WIB, Subuh 04.43 WIB
Gubernur DKI Targetkan LRT Velodrome-Manggarai Beroperasi Normal 2024-2025
Kevin Diks Cetak Gol Penalti Akhir, Bawa Gladbach Hentikan Tren Buruk
Iran Klaim Tewaskan Enam Agen CIA dan Ratusan Personel AS dalam Serangan Balasan