Komoditas lain yang perlu diawasi adalah minyak goreng. Rerata harga Minyakita di beberapa daerah masih bertengger di atas HET Rp15.700 per liter. Secara umum, minyak goreng kemasan rata-rata Rp21.216 per liter, sementara yang curah Rp17.774 per liter.
Menyikapi hal ini, Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy memberikan penjelasan.
"Untuk Minyakita terus kami pantau dan kami kejar supaya ke hulunya, mulai tingkat produsen, distributor sampai kepada tingkat pengecer. Bulog sebagai BUMN yang ditugaskan pemerintah untuk mengelola dan mendistribusikan Minyakita dalam program DMO agar terus melakukan pemenuhan kebutuhan, baik di pasar tradisional maupun modern. Harapannya, harganya stabil di level Rp15.700 per liter sesuai yang tertera di kemasan," ujar Sarwo Edhy.
Di sisi lain, ada juga komoditas pakan seperti jagung yang harganya Rp6.896 per kg, masih di atas HAP Rp5.800. Berbanding terbalik, kedelai biji kering impor justru turun menjadi Rp10.937 per kg, lebih murah dari HAP-nya yang Rp12.000.
Menurut Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, kenaikan harga yang terjadi saat ini sifatnya terbatas. Hanya menyerang beberapa komoditas tertentu dan tidak menggambarkan lonjakan harga secara umum.
"Pemerintah terus melakukan pengawasan melalui Satgas Saber pelanggaran pangan. Bahkan sesuai arahan Kepala Bapanas Bapak Amran Sulaiman, tim kami terus ada di lapangan untuk memantau dan mengawasi pasokan dan harga pangan. Tentunya berkoordinasi dengan Kepolisian/satgas Pangan Polri, pemerintah daerah, dan pelaku usaha untuk menjaga stabilitas di tingkat produsen maupun konsumen," tegas Ketut.
Jadi, secara keseluruhan, situasi masih terkendali. Pemerintah mengaku terus bergerak, mengawasi dari hulu ke hilir, agar stabilitas harga pangan ini bisa benar-benar dirasakan masyarakat sampai ke tingkat terbawah.
Artikel Terkait
BI Siapkan Program Tukar Uang Kecil Jelang Ramadan 2026 di Bone
Mobil Listrik Tabrak Separator Transjakarta di Gatot Subroto, Lalu Lintas Menuju Kuningan Tersendat
AS Tawarkan Hadiah 5 Juta Dolar untuk Tangkap Dua Bos Kartel Sinaloa
BEI Targetkan Tambah 50.000 Investor Syariah Aktif pada 2026