Lebih dari Rp7,5 triliun. Angka yang fantastis itu telah dibayarkan oleh IFG Life kepada hampir 95 ribu nasabah mantan Jiwasraya. Ini bukan sekadar transaksi, melainkan langkah konkret untuk memenuhi hak-hak nasabah yang sempat terkatung-katung.
Di balik upaya besar ini, ada dukungan kuat dari pemerintah. Melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp26,56 triliun yang disalurkan via IFG, pemerintah ikut memastikan stabilitas perusahaan. Tujuannya jelas: agar kewajiban kepada nasabah bisa dipenuhi secara berkelanjutan.
Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan yang juga menjabat Plt Direktur Utama IFG Life, menegaskan komitmen perusahaan.
"Kami menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab," ujarnya pada Rabu (15/4/2026).
"Intinya, klaim dan manfaat asuransi harus dibayar tepat waktu, jumlahnya pas, dan sasarannya tidak meleset. Dengan begitu, hak nasabah benar-benar terpenuhi."
Dukungan PMN tadi, menurut Ryan, menjadi fondasi kokoh. Bukan cuma untuk keberlanjutan pengelolaan polis hari ini, tapi juga untuk memperkuat perlindungan nasabah ke depannya.
Soal layanan, IFG Life berusaha mempermudah nasabah. Proses pengajuan klaim dibuat sederhana, tanpa dipersulit biaya. Jaringannya pun luas, mencakup 20 kota di seluruh Indonesia. Mereka bahkan punya kantor layanan khusus di Jakarta dan Surabaya yang diharapkan bisa memberikan perhatian lebih.
Perlindungan asuransi itu dinamis, harus mengikuti perkembangan zaman. IFG Life mengaku paham betul hal ini. Komitmen mereka adalah memastikan setiap nasabah mendapat proteksi yang relevan dan berjangka panjang. Harapannya, rasa aman itu bisa benar-benar dirasakan.
Prinsip tata kelola yang baik dan bisnis berkelanjutan jadi pedoman utama. Ini bukan basa-basi. Bagi IFG Life, dua hal itu adalah fondasi untuk membangun kepercayaan bukan sekadar untuk sesaat, tapi untuk jangka panjang bersama seluruh pemangku kepentingan.
Pada akhirnya, semua upaya ini bermuara pada satu tujuan: memperkuat peran IFG Life sebagai perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan yang andal. Dengan manfaat komprehensif, mereka bertekad memberikan perlindungan di setiap fase kehidupan masyarakat Indonesia.
Artikel Terkait
Negosiasi Impor LPG dari Rusia Masih Alot di Tengah Lonjakan Kebutuhan Nasional
Prabowo Terbitkan Tiga Aturan Baru untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Mendikti Siapkan Sinergi Nasional Tangani Kekerasan Seksual di Kampus
OpenAI Siapkan Dana Lebih dari US$20 Miliar untuk Amankan Akses Chip Cerebras