Kebahagiaan serupa terpancar dari Falihah dan Isma. Pertemuan langsung itu adalah pengalaman pertama mereka, dan rasanya sulit dilupakan.
“Jujur untuk pertama kalinya bertemu langsung dengan Bapak Prabowo tentunya sangat senang,” ujar mereka.
Di sisi lain, antusiasme juga terlihat pada Firas, Rendi, dan Faruq. Bagi mereka, kesempatan untuk sekadar berjabat tangan dengan Kepala Negara sudah menjadi kenangan yang sangat berharga.
"Senang bisa bertemu langsung. Alhamdulillah tadi juga bisa salaman langsung sama beliau. Masyaallah jadi senang alhamdulillah,” ucap mereka.
Malam di Amman itu terasa istimewa. Nuansa hangat pertemuan tadi makin punya makna mendalam karena berlangsung di bulan Ramadan. Di tengah suasana spiritual yang kental, kebersamaan itu terasa lebih menyentuh. Para diaspora Indonesia bukan cuma menyambut seorang presiden, tapi juga merasakan kehangatan dari tanah air yang datang menjumpai mereka.
Artikel Terkait
Menkeu: Arya Iwantoro Wajib Kembalikan Dana LPDP Rp3,6 Miliar Plus Bunga
Bank Mandiri Catat Kredit Tumbuh 15,62% dan Laba Naik 16% di Awal 2026
Kecelakaan Truk Wingbox di Gatot Subroto Sebabkan Macet Parah
LPS Mulai Bayar Klaim Nasabah BPR Prima Master Bank yang Dicabut Izinnya