Di sisi lain, Dasco punya alasan politis di balik permintaannya. Permintaan penundaan itu disampaikan mengingat Presiden Prabowo Subianto sedang berada di luar negeri untuk kunjungan kerja. Dasco merasa presiden perlu dilibatkan dalam pembahasan.
"Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pick up dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu," kata Dasco di Gedung Nusantara III, Senayan.
Dasco meyakini, begitu presiden pulang, rencana ini akan dibahas secara detail. Keputusan final, menurutnya, harus mempertimbangkan banyak hal.
"Dan tentunya juga presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri. Nah, sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu," tambahnya.
Jadi, meski awalnya bersikap kukuh, Agrinas akhirnya memilih untuk mengikuti arahan. Polemik ini belum berakhir, tapi setidaknya ada titik terang: semua pihak kini menunggu kepulangan presiden.
Artikel Terkait
Menteri ESDM: Kenaikan Harga Minyak ke US$100 Tak Perlebar Defisit APBN
Seratus Personel Gabungan Basmi Ikan Sapu-sapu di Kali Cideng
Sekretaris Kabinet Konfirmasi Rencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia
KPK Tangkap Bupati Tulungagung dalam Operasi Tangkap Tangan