Menteri Keuangan AS, Bessent, secara tegas menyoroti dampak negatif dari penutupan pemerintah federal terhadap performa ekonomi. Ia menilai situasi itu sebagai faktor utama di balik kontraksi yang tercatat.
"Penutupan terlama dalam sejarah inilah yang menyebabkan penurunan tajam pada kuartal keempat," ungkapnya dalam sebuah wawancara televisi.
Lanskap Ekonomi 2025 dan Tantangan Inflasi
Secara keseluruhan, perekonomian AS tumbuh 2,2 persen sepanjang tahun 2025. Meski tetap menunjukkan ekspansi, laju ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 2,8 persen pada tahun 2024. Perlambatan ini terjadi dalam lanskap inflasi yang masih menjadi perhatian. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti, tolok ukur favorit The Fed, tercatat naik tiga persen pada Desember 2025, masih berada di atas target jangka panjang bank sentral sebesar dua persen.
Menghadapi kondisi tersebut, The Fed telah mengambil langkah dengan memangkas suku bunga acuan sebesar 75 basis poin di akhir 2025. Namun, bank sentral juga mulai memberikan sinyal kehati-hatian, mengisyaratkan pendekatan yang lebih bertahap dalam kebijakan moneter ke depan karena kekhawatiran inflasi yang belum sepenuhnya mereda.
Artikel Terkait
Arab Saudi Resmi Tutup Visa Haji Furoda untuk Tahun 2026
Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Fuel Surcharge hingga 38% Imbas Harga Avtur Melonjak
Pemerintah Tegaskan WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Bukan Kewajiban
Heineken Gelar Kampanye Fans Have More Friends, Tawarkan 7 Tiket ke Final Liga Champions