murianetwork.com - Pelaksanaan kafarat oleh seseorang maka hukumnya wajib dibayar, adapun membayar kafarat dengan uang bisa juga dilakukan.
Hukum dari pembayaran kafarat guna menebus kesalahan atau dosa. Ada beberapa jenis kafarat yang sering dilanggar dan dikenai sanksi.
Dalam menjalankan kafarat maka perlu memahami tata cara pelaksanaannya, terutama hukumnya saat membayar menggunakan uang.
Baca Juga: Inilah 5 Manfaat Puasa Daud Untuk Rejeki yang Lancar, Harus Dicatat
Setiap jenis kafarat juga memiliki syarat untuk dilakukan pembayaran atau denda. Berpuasa juga merupakan salah satu bentuk denda kafarat.
Memahami Kafarat
Secara harfiah, kafarat berasal dari kata kafan yang berarti menutupi. Yang secara pengertian artinya menutupi segala sesuatunya dari dosa yang dilakukan.
Tujuan kafarat gara tidak erat hukuman di akhirat kelak.
Kafarat mirip dengan denda dan merupakan tanda seorang hamba melakukan pertaubatan kepada Allah.
Artikel Terkait
Sahur On The Road Bisa Diisi Kegiatan Bermakna, Ini 5 Ide Alternatif
KPK Geledah Rumah Mantan Pj Sekda Pati untuk Perkuat Kasus Pemerasan Bupati
KPK Ungkap Keterkaitan Kasus Suap Impor dengan Bisnis Rokok Ilegal
Rp23 Triliun Suntikan Modal Garuda Habis untuk Bayar Utang dan Service Pesawat