BRI Peduli Gelar Edukasi dan Aksi Nyata Pengelolaan Sampah di Bekasi

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:15 WIB
BRI Peduli Gelar Edukasi dan Aksi Nyata Pengelolaan Sampah di Bekasi

Ia menambahkan, inisiatif ini juga merupakan kontribusi BRI terhadap Gerakan Indonesia ASRI, sebuah gerakan nasional untuk meningkatkan kualitas hidup lewat perbaikan lingkungan.

Hasilnya? Cukup konkret. Dari kegiatan di Jatikramat saja, terkumpul 95,7 kg sampah. Rinciannya, 8,18 kg organik dan 87,52 kg anorganik. Lomba inovasi produk pun menghasilkan lima karya olahan sampah, empat dari bahan anorganik dan satu dari organik.

Secara lebih luas, program yang digulirkan sejak 2021 ini sudah menjangkau 117 lokasi. Mulai dari bank sampah, pasar tradisional, kelurahan, sekolah, hingga titik-titik sungai. Angkanya pun tak main-main: terkumpul ratusan juta kilogram sampah, menghasilkan ribuan unit pupuk kompos, dan berpotensi mereduksi emisi gas rumah kaca lebih dari 2,3 juta kg CO2e.

Dampaknya multidimensi. Dhanny menyebut, selain manfaat sosial dan lingkungan, ada pula nilai ekonominya. Masyarakat, khususnya di daerah padat penduduk, mendapat wawasan baru dan keterampilan memilah sampah. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs.

Jadi, lewat program seperti ini, persoalan sampah yang kerap terasa membebani, sedikit demi sedikit dicari solusinya. Dari edukasi, lalu aksi nyata.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar