Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Nuklir SMR dengan Amerika Serikat

- Jumat, 20 Februari 2026 | 22:10 WIB
Indonesia Buka Peluang Kerja Sama Nuklir SMR dengan Amerika Serikat

MURIANETWORK.COM - Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama dengan Amerika Serikat dalam pengembangan energi nuklir, khususnya teknologi reaktor skala kecil atau Small Modular Reactor (SMR). Peluang ini muncul menyusul kesepakatan perjanjian dagang timbal balik (Agreement on Reciprocal Trade/ART) antara kedua negara. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan keterbukaan Indonesia terhadap investasi dan transfer teknologi di sektor strategis ini.

Keterbukaan Investasi dan Teknologi

Dalam konferensi pers virtual yang digelar Jumat (20/2/2026), Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa kerja sama tidak hanya mencakup energi nuklir, tetapi juga pengolahan mineral kritis dan tanah jarang. Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan upaya Indonesia untuk mengembangkan nilai tambah industri dalam negeri.

“Mineral kritis kita sudah sebutkan, bahwa itu adalah terkait dengan industrial mineral. Artinya ada secondary process, dan Indonesia terbuka untuk kerja sama investasi maupun teknologi, baik critical mineral maupun rare earth,” jelas Airlangga.

Langkah Konkret Pengembangan SMR

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar