"Dia merasa nyaman dalam pertandingan yang tampaknya rumit, dengan mudah melawan Bayo dan Buska," tulis Sassuolo News, seperti dikutip Selasa (17/2/2026).
Tanggung Jawab yang Bertambah
Peran Idzes bahkan semakin krusial di babak kedua. Saat rekan setimnya, Tarik Muharemovic, digantikan pada menit ke-46, pemain kelahiran Mierlo itu tampak mengambil alih tanggung jawab lebih besar untuk mengorganisir pertahanan. Ia tak hanya bertahan di posisi naturalnya, tetapi juga beradaptasi dengan baik saat harus mengisi celah di sisi kiri.
Media yang sama menggarisbawahi kontribusi vitalnya tersebut. "Sebagai andalan pertahanan, dia tidak main-main, bahkan di posisi bek tengah kiri setelah kepergian Tarik," ungkap laporan Sassuolo News.
Performanya di Udine ini menjadi indikasi perkembangan positif bagi Idzes. Kemampuannya membaca permainan, disiplin posisi, dan ketahanan fisik dalam menghadapi striker Serie A menunjukkan kematangan yang terus bertambah, aset berharga baik bagi Sassuolo maupun Timnas Indonesia.
Artikel Terkait
Frans Putros dan Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Persib Berpeluang Dapat Kompensasi FIFA
Mbappé Dikritik karena Minta Ban Kapten Diambil dari Kanté
Laporan: Serangan Iran Timbulkan Kerugian Miliaran Dolar bagi Aset Militer AS di Timur Tengah
Pemerintah Mulai Bangun 324 Rumah Tapak untuk Warga Bantaran Rel di Senen