Di jantung Pyongyang, sebuah kawasan perumahan baru berdiri megah. Kali ini, penghuninya adalah keluarga khusus: mereka yang ditinggalkan oleh tentara Korea Utara yang gugur dalam penugasan di luar negeri. Pemimpin Kim Jong Un sendiri yang meresmikannya, di tengah sorotan atas peran aktif militer negaranya mendukung Rusia di Ukraina.
Media resmi Rodong Sinmun melaporkan, Kim memuji Saeppyol Street sebagai "sumber kehormatan bagi generasi kita dan kebanggaan Pyongyang serta negara kita."
Begitu bunyi laporan itu. Meski tak secara gamblang menyebut Rusia, konteksnya sulit diabaikan. Baru pekan lalu, Kim dengan tegas menyatakan dukungan penuhnya untuk setiap kebijakan Presiden Vladimir Putin. Dan fakta berbicara: berdasarkan pakta pertahanan dengan Moskow, Pyongyang dikabarkan telah mengirim ribuan personelnya ke medan perang Ukraina tahun ini.
KCNA, kantor berita pemerintah, menambahkan bahwa Kim mendesak percepatan penyelesaian proyek perumahan ini. Tujuannya jelas: memberikan penghiburan, meski hanya secuil, bagi keluarga yang berduka.
Artikel Terkait
Gempa M7,3 di Manado-Bitung, Operasional PLTP Lahendong Tetap Stabil
Iran Tawarkan Hadiah Rp1 Miliar untuk Temukan Pilot AS yang Jatuh di Wilayahnya
Lebaran Betawi 2026 Tetap Digelar di Lapangan Banteng, Wadah Silaturahmi Pasca-Idulfitri
Banten Jemput Bola Terbitkan NIB Gratis untuk Stabilkan Harga Minyakita