Foto-foto yang beredar menunjukkan suasana yang cukup emosional. Kim Jong Un, ditemani putri kesayangannya Ju Ae, tampak berbincang dan menghibur para keluarga. Mereka juga meninjau langsung unit-unit rumah yang sudah jadi, lengkap dengan fasadnya yang berwarna-warni.
Di sisi lain, laporan intelijen dari Seoul memberikan gambaran yang lebih suram. Badan Intelijen Nasional Korea Selatan memperkirakan, korban dari pihak Korea Utara tidaklah kecil sekitar 6.000 tentara tewas atau terluka dalam konflik di Ukraina.
Kerjasama militer Pyongyang-Moskow tentu tak berhenti di situ. Selain pasukan, Korea Utara juga diduga kuat menjadi pemasok utama amunisi artileri, rudan, hingga sistem roket untuk Rusia. Sebagai balasannya? Bantuan keuangan, transfer teknologi militer, plus pasokan pangan dan energi mengalir dari Moskow. Sebuah transaksi strategis di tengah peperangan.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS dengan Aksi Lebih Dahsyat
Pertamina Pertahankan Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi, Ikuti Arahan Presiden
Kebijakan WFH ASN Dinilai Minim Dampak Langsung pada Pasar Kantor Komersial
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Jabodetabek Sepanjang Hari Ini