MURIANETWORK.COM - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan, sekitar 2.000 peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini memilih beralih ke skema pembayaran mandiri. Peralihan status ini terjadi setelah mereka merasa mampu secara finansial. Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul di sela-sela rapat koordinasi di Jakarta, Senin (16/2/2026), menanggapi proses reaktivasi terhadap 11 juta peserta PBI yang sebelumnya dinonaktifkan secara mendadak.
Reaktivasi Peserta dan Transisi ke Skema Mandiri
Dalam paparannya, Gus Ipul menjelaskan bahwa dari total peserta yang dinonaktifkan, tercatat lebih dari 40.000 orang telah melakukan reaktivasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.000 peserta memanfaatkan momen ini untuk mengubah status kepesertaannya.
“Yang melakukan reaktivasi, 2.000 di antaranya beralih ke mandiri,” jelasnya.
Angka ini menunjukkan dinamika di lapangan, di mana sebagian masyarakat justru melihat momentum penonaktifan sebagai kesempatan untuk menjadi peserta mandiri. Langkah ini dinilai positif sebagai indikator peningkatan kemampuan ekonomi di tingkat akar rumput.
Komitmen Pengecekan Data di Lapangan
Meski angka reaktivasi terus bergerak, pemerintah tidak serta-merta mengandalkan data administratif semata. Gus Ipul menegaskan bahwa Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) akan terus melanjutkan program ground check atau pengecekan lapangan terhadap 11 juta peserta yang terdampang penonaktifkan.
Artikel Terkait
Mbappé Dikritik karena Minta Ban Kapten Diambil dari Kanté
Laporan: Serangan Iran Timbulkan Kerugian Miliaran Dolar bagi Aset Militer AS di Timur Tengah
Pemerintah Mulai Bangun 324 Rumah Tapak untuk Warga Bantaran Rel di Senen
Prabowo Bawa Pulang Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan